Follow by Email

Sabtu, 13 Agustus 2011

SILSILAH KERAJAAN MATARAM ISLAM


oleh Kraton Surakarta pada 24 Juni 2010 jam 10:10

Demak

* Raden Patah (1478 - 1518)
* Pati Unus (1518 - 1521)
* Sultan Trenggono (1521 - 1546)
* Sunan Prawoto (1546 - 1549)

Kesultanan Pajang

* Jaka Tingkir, bergelar Sultan Hadiwijoyo (1549 - 1582)
* Arya Pangiri, bergelar Sultan Ngawantipuro (1583 - 1586)
* Pangeran Benawa, bergelar Sultan Prabuwijoyo (1586 - 1587)

Mataram Baru

Daftar ini merupakan Daftar penguasa Mataram Baru atau juga disebut sebagai Mataram Islam. Catatan: sebagian nama penguasa di bawah ini dieja menurut ejaan bahasa Jawa.

* Ki Ageng Pamanahan, menerima tanah perdikan Mataram dari Jaka Tingkir
* Panembahan Senopati (Raden Sutawijaya) (1587 - 1601), menjadikan Mataram sebagai kerajaan merdeka.
* Panembahan Hanyakrawati (Raden Mas Jolang) (1601 - 1613)
* Adipati Martapura (1613 selama satu hari)
* Sultan Agung (Raden Mas Rangsang / Prabu Hanyakrakusuma) (1613 - 1645)
* Amangkurat I (Sinuhun Tegal Arum) (1645 - 1677)

Kasunanan Kartasura
Lihat pula: Kasunanan Kartasura

1. Amangkurat II (1680 – 1702), pendiri Kartasura.
2. Amangkurat III (1702 – 1705), dibuang VOC ke Srilangka.
3. Pakubuwana I (1705 – 1719), pernah memerangi dua raja sebelumya; juga dikenal dengan nama Pangeran Puger.
4. Amangkurat IV (1719 – 1726), leluhur raja-raja Surakarta dan Yogyakarta.
5. Pakubuwana II (1726 – 1742), menyingkir ke Ponorogo karena Kartasura diserbu pemberontakl; mendirikan Surakarta.

Kasunanan Surakarta
Lihat pula: Kasunanan Surakarta
Lambang Pakubuwana

1. Pakubuwana II (1745 - 1749), pendiri kota Surakarta; memindahkan keraton Kartasura ke Surakarta pada tahun 1745
2. Pakubuwana III (1749 - 1788), mengakui kedaulatan Hamengkubuwana I sebagai penguasa setengah wilayah kerajaannya.
3. Pakubuwana IV (1788 - 1820)
4. Pakubuwana V (1820 - 1823)
5. Pakubuwana VI (1823 - 1830), diangkat sebagai pahlawan nasional Indonesia; juga dikenal dengan nama Pangeran Bangun Tapa.
6. Pakubuwana VII (1830 - 1858)
7. Pakubuwana VIII (1859 - 1861)
8. Pakubuwana IX (1861 - 1893)
9. Pakubuwana X (1893 - 1939)
10. Pakubuwana XI (1939 - 1944)
11. Pakubuwana XII (1944 - 2004)
12. Gelar Pakubuwana XIII (2004 - sekarang) diklaim oleh dua orang, Pangeran Hangabehi dan Pangeran Tejowulan.

Bagikan

    2 orang menyukai ini.
        Agustine Susi Mulyati Saya minta silsilah lengkap Pakubuwana II..terima kasih.
        07 Juli 2010 jam 10:23
        Sofyan Dalam Kesunyian saya minta silsilah ke atas dari Kanjeng Sesuhunan Pakubwana I,
        Terima kasih,,,,,,,, (^_^)
        12 Juli 2010 jam 16:55 · 1 orang
        Carlo Ancala kawulo nyuwun silsilahipun waonten ngajEng puniko pEnuh nggiEh..
        Suwun.
        19 Agustus 2010 jam 14:29
        Anindya Permata Murwidiani punapa pareng kulo nywun silsilahipun Kanjeng Pakubuwona 1 lengkap..matur nuwun
        04 Oktober 2010 jam 20:52
        Kraton Surakarta menawi badhe priksa sumangga tindhak datheng pustaka kraton surakarta
        matur nuwun
        22 Januari jam 13:41 · 1 orang
        Anindya Permata Murwidiani Matur nuwun sanget sampun ngaturi pirsa informasa dumateng kulo,insyalloh menawi sela bade sowan dumateng pustaka kraton..matur nuwun.
        22 Januari jam 14:07
        Citra Cepu kulo bade nyuwun prekso mnopo wonten ing surokarto hadiningrat meniko gelar "Kangjeng raden mas tumenggung maulana pandu purnomo purwo hadi kesumo,.matur sembah nuwun sak derengipun gih mas.
        22 Januari jam 14:25
        Sofyan Dalam Kesunyian Saya kira udah cukup jelas informasinya, matur sembah nuwun Keraton Surakarta.... :-)
        22 Januari jam 17:07
        Sofyan Dalam Kesunyian Imsya allah kalau udah nikah nti, kulo bade sowan dumateng pustaka keraton, matur sembah nuwun sanget...
        22 Januari jam 17:12
        Anindya Permata Murwidiani Nyuwun pirsa punapa wonten ing Kraton srakato asma KRM Suryadu Suryoningrat( Mas Tut) asma alit..?
        23 Januari jam 7:37
        Citra Cepu yg aku tanya kraton surakarta kok yg menjawab sofyan woalah.hehe
        23 Januari jam 15:14

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar